Ads Top

Makan Kacang Tanah Kurangi Peradangan Jantung Dan Diabetes


Menurut ilmuwan, manfaat makan kacang tanah sangat membantu untuk mengurangi peradangan penyebab penyakit jantung dan diabetes tipe 2. Sebuah studi melibatkan lebih dari 5000 orang relawan, ilmuwan telah menemukan bahwa asupan kacang lebih banyak dikaitkan dengan tingkat peradangan yang lebih rendah. Temuan ini menjelaskan menjelaskan manfaat kesehatan mengkonsumsi kacang-kacangan. Studi ini diterbitkan pada tanggal 27 Juli 2016 dalam jurnal American Journal of Clinical Nutrition.

Manfaat Makan Kacang, Kacang Tanah

Kacang tanah mengandung sejumlah komponen menyehatkan termasuk magnesium, serat, L-arginine, antioksidan dan asam lemak tak jenuh seperti asam a-linolenat. Ilmuwan belum menentukan komponen ini atau kombinasi dari semuanya. Mungkin komponen itu bermanfaat sebagai pelindung terhadap peradangan. 

Manfaat Makan Kacang Tanah


Menurut Ying Bao, MD, ScD, penelitian sangat konsisten untuk mendukung peran protektif kacang terhadap gangguan kardiometabolik seperti penyakit jantung dan diabetes tipe 2. Menurut studi, peradangan merupakan proses kunci dalam perkembangan penyakit tersebut. Manfaat makan kacang tanah memberikan efek menguntungkan, terutama mengurangi inflamasi sistemik.

Para ilmuwan mengamati hubungan antara peningkatan konsumsi kacang dan mengurangi risiko penyakit kronis utama, bahkan kematian. Sebelumnya, beberapa penelitian Kohort prospektif telah menemukan hubungan antara asupan kacang dan peradangan. Hal ini sangat bertentangan dengan temuan kali ini, sebaliknya kacang membantu mengurangi resiko penyakit. 

Ilmuwan melibatkan lebih dari 120,000 perempuan yang terdaftar sebagai perawat, dan lebih dari 50,000 pria berprofesi sebagai profesional kesehatan. Mereka menilai diet dengan menggunakan kuesioner dan memandang tingkat protein, tanda tertentu yang dikenal sebagai biomarker dalam sampel darah yang dikumpulkan dari peserta. Mereka mengukur tiga biomarker peradangan diantaranya C-Reactive Protein (CRP), Interleukin 6 (IL6) dan Tumor Necrosis Factor Receptor 2 (TNFR2).

Data ini disesuaikan dengan usia, riwayat kesehatan, gaya hidup dan variabel lain. Ilmuwan menemukan bahwa peserta yang mengkonsumsi lima porsi kacang atau lebih per minggu memiliki tingkat yang lebih rendah dari CRP dan IL6 dibandingkan mereka yang tidak pernah atau hampir tidak pernah makan kacang. Kemudian, orang yang menggantikan tiga porsi kacang dengan daging merah, daging olahan, telur atau biji-bijian olahan, memiliki tingkat yang lebih rendah terhadap CRP dan IL6.

Ilmuwan tertarik untuk mengeksplorasi lebih lanjut tentang manfaat makan kacang tanah melalui uji klinis yang akan mengatur dan memonitor diet. Masih banyak yang belum diketahui tentang bagaimana pengaruh peradangan dan diet, semua ini berakhir pada risiko penyakit. Penelitian ini mendukung peran sehat secara keseluruhan, mereka menyarankan mengkonsumsi kacang dalam diet untuk mengurangi peradangan. Mekanisme potensial tersebut dapat membantu menjelaskan manfaat makan kacang tanah pada penyakit kardiometabolik.

Referensi

  • Associations between nut consumption and inflammatory biomarkers. American Journal of Clinical Nutrition, 2016; DOI: 10.3945/ajcn.116.134205
  • Frequent nut consumption associated with less inflammation, 29 July 2016, by Brigham and Women's Hospital..
  • Boiled groundnuts, image courtesy of Wikimedia Commons.


Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.