Ads Top


Manfaat Roti Tawar Dari Biji Gandum Kuno Untuk Diet

Bagaimana manfaat roti tawar dari biji gandum varietas kuno sangat baik untuk diet dan membantu kesehatan Anda? Menurut ilmuwan, makan roti yang terbuat dari biji-bijian varietas kuno (bukan varietas modern) sebagai bagian dari program diet sehat dapat membantu menurunkan kolesterol dan kadar glukosa darah rendah. Ilmuwan juga menjelaskan dalam penelitian ini ternyata tidak membuktikan bahwa biji-bijian varietas kuno bisa mencegah penyakit kardiovaskular (CVD), tetapi hal itu menambah bukti bahwa manfaat roti dari biji gandum varietas kuno mungkin membantu mengurangi faktor risiko CVD.

Manfaat Roti Dari Biji Gandum Varietas Kuno

Selama beberapa tahun terakhir, budidaya varietas gandum kuno telah melonjak. Tetapi, apakah dampak risiko CVD masih belum diketahui jika mengkonsumsi biji-bijian kuno yang dibudidayakan melalui organik atau metode konvensional. Selain itu juga menurunkan faktor risiko utama serangan penyakit jantung dan stroke. Penelitian ini diterbitkan dalam International Journal of Food Sciences and Nutrition. 

Manfaat Roti Tawar Dari Biji Gandum Varietas Kuno


Dibandingkan dengan varietas gandum modern yang lebih sering tampak sangat halus, biji-bijian kuno menawarkan antioksidan dan profil anti-inflamasi. Biji ini mengandung vitamin yang bermanfaat seperti vitamin B dan E, mineral magnesium, zat besi, kalium, yang melindungi tubuh terhadap penyakit kanker kronis

Dalam uji coba secara acak melibatkan 45 orang dewasa yang sehat berusia rata-rata 50. Mereka diminta untuk menukar roti biasa dengan roti yang terbuat dari biji-bijian kuno dan modern selama tiga periode terpisah. Masing-masing periode berlangsung selama 8 minggu. Pada tahap pertama, 22 peserta secara acak ditugaskan untuk mengkonsumsi roti dari gandum organik. Dan 23 peserta mengkonsumsi roti dari gandum kuno Verna yang dibudidayakan secara konvensional. 

Delapan minggu kemudian, semua peserta diberi makan roti yang terbuat dari gandum modern Blasco. Disesi akhir, peserta ditugaskan untuk mengkonsumsi roti yang terbuat dari dua varietas kuno berbeda (Gentil Rosso dan Autonomia B). Ilmuwan mengambil sampel darah pada awal dan akhir disetiap periode untuk menguji lipid, kolesterol, kadar glukosa, dan jejak kardiovaskular lainnya.

Low-density lipoprotein (LDL) dan kolesterol berbahaya, kadar glukosa darah, secara signifikan berkurang setelah 2 bulan mengkonsumsi roti yang terbuat dari biji-bijian kuno. Hal ini terlepas dari budidaya gandum tumbuh secara organik atau tradisional. Sebaliknya, tidak ada perbedaan signifikan terlihat pada langkah-langkah CVD setelah makan roti yang dibuat dari biji-bijian modern. Selain itu, peningkatan substansial terlihat dalam sirkulasi sel Progenitor Endotel yang memperbaiki pembuluh darah yang rusak. Peningkatan ini tercatat setelah mengkonsumsi roti yang terbuat dari gandum kuno Verna.

Imuwan mulai melihat sebagian besar pembaur potensial, seperti karakteristik populasi atau riwayat kesehatan masa lalu. Tetapi perubahan pola makan atau gaya hidup masih bisa mempengaruhi hasil. Percobaan ini menunjukkan bahwa manfaat roti tawar dari biji gandum varietas kuno dapat membantu mengurangi beberapa faktor risiko CVD terlepas dari bagaimana tanaman ini dibudidayakan. Karena terbatasnya jumlah peserta, dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui kesimpulan lebih lanjut tentang manfaat roti tawar dari biji gandum varietas kuno untuk kesehatan jantung.

Referensi penelitian ini dipublikasikan dalam jurnal 'Cardiovascular benefits from ancient grain bread consumption: findings from a double-blinded randomized crossover intervention trial'. International Journal of Food Sciences and Nutrition, 2016.

Wheat (Triticum aestivum) near Auvers-sur-Oise France, image courtesy of Wikimedia Commons.

Tidak ada komentar: