Ads Top

Cara Mengatasi Penuaan Dini Dengan Program Diet Kalori


Beberapa tahun terakhir, berbagai merek ternama telah mengeluarkan pelembab kulit sabagai salah satu cara mengatasi penuaan dini, tetapi produk ini hanya berfungsi dari luarnya saja. Menurut ilmuwan, proses penuaan terjadi pada sel dibagian dalam, dan kebiasaan makan sedikit dapat memperlambat proses sel penuaan.

Cara Mengatasi Penuaan Dini

Penelitian ini memberi penjelasan bagaimana pengurangan kalori berdampak pada penuaan sel. Para ilmuwan menemukan bahwa ketika Ribosom, pembuat protein sel melambat, maka proses penuaan juga ikut melambat. Kecepatan menurunan produksi protein tetapi memberikan waktu tambahan bagi ribosom untuk memperbaiki sel tubuh.

Cara Mengatasi Penuaan Dini Secara Alami


Menurut ilmuwan, ribosom merupakan mesin yang sangat kompleks, seperti mobil yang secara berkala perlu perawatan untuk mengganti bagian-bagian yang aus. Ketika spare part mulai aus, kita tidak perlu membuang mobil dan cukup mengganti sapre part yang baru, murah dan efisien.

Lalu, apa yang menyebabkan produksi ribosom bisa diperlambat? Penelitian ini melibatkan tikus untuk menguji pengurangan konsumsi kalori. Ilmuwan mengamati dua kelompok tikus, dimana salah satunya diberikan kebebasan untuk mengkonsumsi makanan. Sementara kelompok yang lain dibatasi untuk mengkonsumsi makanan, 35 persen lebih sedikit kalori, tetapi masih menerima semua nutrisi yang diperlukan untuk bertahan hidup.

Para peneliti menemukan, pembatasan konsumsi kalori telah meningkatkan kelangsungan hidup, menyebabkan perubahan biokimia yang mampu mengatasi penuaan dini ataupun memperlambat penuaan sel.

Temuan ini membuktikan bahwa sintesis protein melambat dan berperan besar pada ribosom untuk memfasilitasi perubahan biokimia yang membuat awet muda. Keterbatasan kalori membuat tubuh lebih energik dan sedikit menderita penyakit. Situasi ini akan membuat hidup lebih lama dan lebih muda.

Ribosom menggunakan 10 hingga 20 persen total energi sel untuk membangun semua protein yang diperlukan agar sel dapat beroperasi. Ilmuwan mengganggap tidak praktis untuk menghancurkan seluruh ribosom ketika mulai mengalami kerusakan. Tapi memperbaiki bagian-bagian ribosom secara teratur akan memungkinkan untuk terus memproduksi protein berkualitas tinggi. Produksi ini berkualitas yang pada gilirannya akan membuat sel-sel seluruh tubuh berfungsi dengan baik.

Studi ini menjelaskan peran mengkonsumsi kalori lebih sedikit (diet kalori) akan berdampak pada peningkatan umur spesis tikus, salah satu cara mengatasi penuaan dini. Sedangkan pengujian pembatasan kalori pada manusia sama sekali belum teruji, tetapi kemungkinan besar berdampak sama.

Referensi

  • How eating less can slow the aging process, 10 February 2017, by Brigham Young University.
  • Mechanisms of In Vivo Ribosome Maintenance Change in Response to Nutrient Signals. Molecular & Cellular Proteomics, 2017; 16 (2): 243 DOI: 10.1074/mcp.M116.063255


Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.