Ads Top

Penuaan Fungsi Paru-Paru Dapat Dicegah Dengan Anggur Merah

Penuaan fungsi paru-paru ditandai dengan pembesaran wilayah udara dan penurunan fungsi paru-paru. Gejala ini merupakan faktor risiko yang signifikan menyebabkan penyakit paru-paru kronis pada manusia. Sebuah studi yang dilakukan oleh Barbara Driscoll, PhD, menjelaskan bahwa perawatan inhalasi resveratrol berdampak pada perubahan penuaan degeneratif pada paru-paru tikus. 

Penuaan Fungsi Paru-Paru, Anggur merah

Resveratrol adalah salah satu senyawa polifenol yang terdapat pada tumbuhan, dan biasanya dimanfaatkan dalam bidang medis. Senyawa ini tergolong sebagai senyawa fitoaleksin, dihasilkan tanaman sebagai respon terhadap masuknya patogen atau penyakit. Ilmuwan meyakini bahwa studi ini membuktikan efek menguntungkan dari perawatan resveratrol paru dan berpengaruh pada penuaan fungsi paru-paru. Penelitian ini dipublikasikan secara online dalam jurnal Thorax.

Pencegahan Penuaan Fungsi Paru-Paru


Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi, melindungi dan memperkuat paru-paru muda sebelum kerusakan yang signifikan terjadi. RSL profilaksis yang diambil oleh ilmuwan digunakan sebagai pendekatan potensial untuk memperlambat kerusakan. Terutama yang berkaitan dengan usia fungsi paru-paru dan strukturnya, dengan cara melestarikan jenis Epitel Alveolar 2 sel (AEC2) yang melapisi Alveoli, dan menghasilkan surfaktan yang sangat penting untuk pernapasan yang efisien. Alveoli merupakan kantung udara kecil di paru-paru, dilalui ketika berlangsungnya pertukaran oksigen dan karbon dioksida.

Resveratrol (RSL) yang bisa ditemukan dalam anggur merah adalah senyawa kimia antimikroba yang dihasilkan oleh tanaman untuk melindungi terhadap infeksi dan perubahan yang terkait dengan stres. Pendapat ini pernah sebelumnya telah dibuktikan untuk mendukung metabolisme otot. Ilmuwan menyebutkan bahwa pemberian resveratrol langsung ke paru-paru merupakan intervensi yang efektif untuk melawan penuaan fungsi paru-paru. Hal ini bertujuan untuk mencegah risiko yang signifikan pada perkembangan penyakit paru-paru kronis.

Pada orang dewasa muda yang sehat, pernapasan efisien merupakan proses yang penting. Tetapi penuaan alami pada paru-paru terjadi pada tingkat yang stabil dan tidak dapat diubah. Semua ini diukur dengan penurunan fungsi paru-paru, dimana kerusakan alam menyebabkan kualitas udara. Dan secara signifikan mengurangi hidup selama jangka waktu tertentu, tergantung pada faktor genetik dan lingkungan. 

Beberapa terapi yang tersedia sampai saat ini dapat memperbaiki gejala penuaan yang berhubungan dengan kegagalan paru-paru. Umumnya ireversibel dan disertai dengan tingginya tingkat morbiditas dan mortalitas akibat peningkatan risiko penyakit. Termasuk pengembangan COPD yang disertai emfisema dan bronkitis kronis.

Ilmuwan telah menyelidiki, apakah akumulasi perubahan degeneratif yang berkaitan dengan usia di paru-paru dapat diperlambat oleh inhalasi RSL. Pengobatan kohort yang diterima berupa RSL ataupun intratrakeal (IT) secara berangsur-angsur selama tiga bulan. Kemudian sebulan setelah pengobatan terakhir, fungsi paru-paru utuh dan ekspresi gen yang terkait cedera di AEC2 akan dinilai.

Kerusakan alami pada paru-paru manusia umumnya terjadi selama puluhan tahun. Cedera pada sel-sel paru-paru merupakan analog dengan kerusakan sel paru-paru, biasanya terjadi pada bayi prematur yang mengalami gangguan pernapasan sebelum paru-paru mereka berkembang penuh. Inhalasi pada perawatan resveratrol profilaksis dapat memperlambat laju fungsi paru-paru. Pembesaran alveolar, epitel tipe 2, dan kerusakan DNA sel alveolar, terjadi pada tahap awal penuaan paru-paru

Referensi


  • Inhaled resveratrol treatments slow ageing-related degenerative changes in mouse lung. Thorax, 2017; thoraxjnl-2016-208964 DOI: 10.1136/thoraxjnl-2016-208964

Tidak ada komentar: