Ads Top


Penyebaran Kanker Kulit, Metastasis Melanoma Pada Organ Lain

Bagaimana penyebaran kanker kulit melanoma? Kanker ini biasanya menghabiskan semua oksigen dan nutrisi yang terdapat dalam tumor asli. Kemudian terjadi perkembangan sel-sel kanker ke bagian lain pada tubuh (metastasis) untuk menemukan lebih banyak makanan. Untuk mencari petunjuk tentang bagaimana ciri-ciri tubuh kekurangan oksigen pada pasien kanker kulit melanoma, ilmuwan dari National Institutes of Health (NIH) fokus pada HIF1 (Hypoxia Inducible Factor 1 Alpha). 

Penyebaran Kanker Kulit, Metastasis Melanoma

HIF1 merupakan sebuah protein yang bertindak sebagai sensor oksigen dan nutrisi di berbagai jenis kanker. Ilmuwan telah menemukan 40 gen baru yang diaktifkan atau dinonaktifkan oleh HIF1, dan 10 gen yang berkaitan dengan jangka waktu penyebaran kanker kulit melanoma bergerak dari tumor asli ke seluruh tubuh. 

Penyebaran Kanker Kulit Melanoma


Dr Loftus dan tim ilmuwan lainnya menganalisis peran HIF1 dan faktor lainnya yang mengubah gen melanosit dan penyebaran kanker kulit melanoma yang mematikan. Mereka juga menyelidiki gen yang baru ditemukan, gen ini diatur oleh kadar oksigen rendah yang berbeda pada HIF1.

Menurut Stacie Loftus, gen baru yang diidentifikasi dan jalur genetik pada melanoma primer bisa memberi petunjuk untuk mengembangkan pengobatan melanoma dan potensi kanker lainnya. Perubahan gen diaktifkan atau dinonaktifkan, hal ini akan digunakan untuk memprediksi bagaimana dan kapan sel kanker akan menyebar ke bagian tubuh lain, dan seberapa cepat akan berkembang.

Para ilmuwan memprediksi risiko seumur hidup penderita melanoma berkisar 2 persen. Setidaknya tercatat lebih dari 10,130 kematian dan 76,380 diagnosa baru pada tahun 2016. Melanoma dianggap sebagai salah satu penyebab utama kematian terkait kanker kulit. Kanker ini berkembang ketika melanosit (sel yang membuat pigmen pada kulit dan rambut) mengalami transformasi maligna. Sinar ultraviolet (UV) matahari dan dari aktifitas berjemur (tanning bed) dapat merusak DNA sel kulit yang menyebabkan kanker kulit melanoma.

Jika melanoma terdeteksi awal sebelum sel kanker berpindah ke kelenjar getah bening dan seluruh tubuh, pasien diperkirakan memiliki 91,5 persen tingkat kelangsungan hidup selama 5 tahun. Jika penyebaran kanker kulit melanoma terdeteksi pada tahap selanjutnya, tingkat kelangsungan hidup hanya 30 sampai 60 persen.

Ketika sel-sel kanker kekurangan oksigen dan nutrisi, sel ini akan berpindah ke bagian tubuh yang berbeda. Dalam mengidentifikasi gen untuk menentukan keadaan kanker kritis akan menggunakan biomarker. Biomarker adalah molekul yang ditemukan dalam darah, cairan tubuh lain atau jaringan yang menandakan proses normal atau abnormal. Biomarker dapat digunakan untuk menentukan stadium tumor, diagnosis, pilihan terapi, dan untuk memantau kekambuhan penyakit.

Dr Loftus mengatakan, terapi kanker kulit melanoma dalam uji klinis difokuskan pada penargetan perubahan genetik pada tumor dan membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh seseorang untuk melawan sel-sel kanker. Mengidentifikasi bagaimana sel merespon lingkungan disekitarnya dianggap penting, sehingga dapat digunakan untuk membantu keputusan pengobatan pasien untuk menghindari penyebaran kanker kulit melanoma.

Referensi

  • Insights provide possible new targets for personalized treatments, 08 February 2017, by NIH/National Human Genome Research Institute. 
  • Hypoxia-induced HIF1α targets in melanocytes reveal a molecular profile associated with poor melanoma prognosis. Pigment Cell and Melanoma Research, Feb. 6, 2017. DOI: 10.1111/pcmr.12579

Tidak ada komentar: