Ads Top


Obat Baru Kanker Prostat Yang Menjanjikan Telah Ditemukan

Selama ini, Cabozantinib digunakan sebagai obat untuk mengobati penyakit tiroid tertentu atau kanker ginjal. Dalam uji coba, obat baru kanker prostat mampu membasmi secara drastis pada tikus yang menyebabkan sel-sel tumor mensekresi faktor yang menarik neutrofil. Neutrofil merespon sistem kekebalan tubuh untuk menyusup kedalam tumor, memicu respon imun yang menyebabkan tumor.

Obat Baru Kanker Prostat

Obat Cabozantinib digunakan untuk meningkatkan pelepasan sinyal kimia tertentu, yang dikenal sebagai CXCL12 dan HMGB1, dari sel-sel kanker prostat. Sinyal-sinyal ini menyebabkan neutrofil, diproduksi di sumsum tulang, bergerak ke tumor dan menyerang sel-sel kanker. Uji coba pada tikus dengan kanker prostat agresif, kanker prostat invasif bekerja drastis dalam waktu 48 sampai 72 jam.

Kombinasi Obat Baru Kanker Prostat


Cabozantinib telah disetujui FDA pada tahun 2012 untuk pengobatan kanker tiroid meduler metastatik. Pada tahun 2015 obat ini digunakan untuk pengobatan karsinoma, sel ginjal. Dan baru-baru ini telah diuji dalam percobaan COMET-1 pada pria yang menderita kanker prostat metastatik, sebagian pasien memiliki respon yang baik.

Pengujian obat baru kanker prostat merupakan yang pertama kali pada obat jenis inhibitor tirosin kinase yang bisa mengaktifkan kekebalan anti-tumor bawaan, sehingga mampu memberantas kanker invasif. Para ilmuwan menyarankan agar obat bisa digunakan sebagai bagian dari metode baru untuk imunoterapi kanker kombinasi.

Dalam pengujian model tikus, para ilmuwan mencoba melemahkan kanker prostat, dimana Cabozantinib menyebabkan penyusutan dramatis pada tumor dalam beberapa hari. Tapi ketika diuji pada sel kanker prostat, efeknya yang relatif kecil. Obat ini tidak benar-benar membunuh sel-sel tumor, tetapi sebaliknya kinerja obat berfungsi untuk melepaskan faktor-faktor yang mendorong serangan oleh sistem kekebalan tubuh bawaan.

Menurut Akash Patnaik, MD, PhD, kanker prostat agresif sangat sulit diobati, tetapi pada model tikus cukup cepat bereaksi. Ilmuwan sangat terkejut melihat pemberantasan kanker paling invasif, memberantas tumor diferensiasi dalam beberapa hari.

Kuncinya adalah neutrofil, sinyal kimia CXCL12 dan HMGB1 yang dilepaskan oleh sel tumor. Ketika para peneliti memblokir produksi sinyal-sinyal ini, obat itu tidak efektif lagi. Neutrofil dianggap sebagai pelaku bom bunuh diri pada sistem kekebalan tubuh. Hal ini menjelaskan bahwa beberapa pasien dalam penelitian COMET-1 tidak mendapatkan keuntungan dari obat tersebut.

Sementara penelitian dilakukan untuk memahami bagaimana Cabozantinib membantu efek ini, merangsang serangan neutrofil. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa cabozantinib dapat digunakan sebagai kombinasi obat baru anker prostat yang akan mengaktifkan kekebalan bawaan dan mengatasi mikro tumor imunosupresif. Uji klinis akan dilakukan untuk menguji kombinasi cabozantinib pada pasien spesifik ginjal lanjut dan kanker prostat. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan respon anti-kanker jangka panjang dari immunotherapy bawaan maupun adaptif.

Referensi

  • Cabozantinib Eradicates Advanced Murine Prostate Cancer by Activating Anti-Tumor Innate Immunity. Cancer Discovery, 2017; CD-16-0778 DOI: 10.1158/2159-8290.CD-16-0778

Tidak ada komentar: