Ads Top


Penyakit Lyme Karena Kutu Tikus Berbahaya, Periksa Rambut Anda

Tidak banyak orang yang mengetahui penyakit Lyme (Lyme borreliosis), salah satu penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Borrelia. Penyakit ini disebarkan oleh kutu, termasuk tikus yang bisa saja berada dirumah dan kebun. Lyme dapat ditandai melalui infeksi yang paling umum terjadi, kulit penderita mengalami kemerahan yang meluas atau disebut erythema migran. Gejala ini akan tampak disekitar tempat gigitan kutu, tidak lebih dari seminggu. 

Penyakit Lyme Karena Kutu Tikus

Apabila kita merasakan sesuatu yang berbeda pada kulit, ruam tidak gatal dan tidak menyakitkan. Ada pula yang tidak mengalami ruam ketika terinfeksi, mungkin saja mengalami demam, sakit kepala dan merasa lelah. Umumnya masyarakat tidak menyadari ketika berada di lahan pertanian, misalnya di sawah ataupun lahan yang banyak dihuni tikus. 

Penyakit Lyme


Untuk menghindari penularan penyakit lyme, sebaiknya mengikuti tips-tips yang dinilai bisa mencegah penularan di rumah. Adapun gejala penyakit lyme dapat ditandai dari ciri-ciri berikut: 
  1. Penyakit lyme jika tidak diobati akan berdampak pada pergerakan leher, kesulitan untuk menoleh ke salah satu sisi. 
  2. Lyme menyebabkan rasa nyeri pada sendi, sakit kepala akut disertai leher kaku. 
  3. Palpitasi jantung, denyut tidak teratur disertai dengan pusing ataupun sesak napas.
  4. Beberapa bulan kedepan ataupun beberapa tahun kemudian, rasa nyeri sendi dan pembengkakan bisa kambuh kembali. Sekitar 50 persen penderita mengalami artritis, dan bisa muncul setelah 2 tahun.
  5. Beberapa penderita merasakan rasa sakit dan kesemutan di tangan serta kaki.
  6. Sekitar 10-20 persen penderita mengalami nyeri sendi, bermasalah pada ingatan otak, dan merasa kelelahan. Gejala ini dirasakan setidaknya selama enam bulan.

Pencegahan Penyakit Lyme


Penyakit Lyme ditularkan melalui gigitan kutu yang terinfeksi bakteri genus Ixodes. Proses penyebaran bakteri setelah gigitan kutu berkisar 36-48 jam. Di wilayah Amerika Utara, lyme disebabkan Borrelia Burgdorferi dan Borrelia Mayonii. Sementara di Eropa dan Asia, lyme disebabkan oleh bakteri Borrelia Afzelii dan Borrelia Garinii. Menurut studi, lyme tidak dapat ditularkan antar manusia, tidak juga melalui hewan lain ataupun atau melalui makanan. Dan hasil tes darah pada penderita seringkali negatif pada tahap awal penyakit.

kutu tikus

Adapun cara pencegahan penyakit lyme sebagai berikut:
  1. Berusahalah untuk mencegah gigitan kutu dengan cara memakai celana panjang dan menggunakan DEET (Diethyltoluamide). Terutama ketika berada di semak perkebunan.
  2. Untuk anak dibawah 2 tahun, gunakan obat penolak kutu. Misalnya dengan menyemprotkan DEET pada pakaian.
  3. Segera lakukan pestisida rutin untuk mengurangi perkembangan kutu, di rumah maupun di lahan pertanian. 
  4. Jenis kutu yang menyebabkan penyakit lyme biasanya berkaki hitam, berwarna gelap, ukurannya kecil sebesar biji opium.
  5. Jika kembali dari kebun, carilah kutu di sekitar lipatan paha, pangkal rambut, ketiak, di belakang telinga dan lutut. 
  6. Penting diketahui, bahwa kutu dapat dilepas dengan menggunakan pinset. Apabila kutu yang terlepas dari kulit penuh dengan darah, segara gunakan Doksisiklin untuk mencegah pengembangan infeksi.
  7. Apabila infeksi sudah berkembang, gunakan antibiotik termasuk Doksisiklin, Amoksisilin, dan Sefuroksim. Pengobatan ini umumnya terjadi selama dua atau tiga minggu. 
  8. Pengobatan bagi penderita yang mengalami demam, nyeri otot dan sendi, disebabkan metode pengobatan, hal ini bisa berlangsung selama 1-2 hari. 
  9. Jika Anda masih bingung dengan gejala yang muncul dan kurang memahami pengobatan, segera ke dokter sebelum penyakit berlanjut.

Referensi

Tidak ada komentar: